DENTUMAN SONIC BOOM F16 KEJUTKAN WARGA...

Sonic boom F16 menimbulkan bunyi dentuman keras dan mengejutkan wargaSonic boom F16 menimbulkan bunyi dentuman keras dan mengejutkan warga
PEKANBARU (BH)-Rumah warga Desa Buluh Nipis, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Senin (30/11) mendadak bergetar hebat diiringi bunyi ledakan cukup kuat. Warga yang mendengar suara itu terkejut dan langsung mencari tau sumber suara.

Kapolsek Siak Hulu, Kompol P Zalukhu menyebutkan, bunyi suara tersebut berupa ledakan dan awalnya terdengar di Desa Kepau. Namun setelah diselidiki, informasi ledakan ternyata terjadi di Desa Buluh Nipis. "Tadi Kepala Desa Kepau menyebutkan, mendengar ada ledakan besar. Ledakan tersebut menggetarkan rumah-rumah warga," kata Zalukhu dilansir FokusRiau.Com.

Menurutnya, ledakan hebat itu terdengar sekitar pukul 10.30 WIB. "Kita mau turun ke lokasi kejadian. Sejauh ini belum bisa dipastikan apa yang meledak," ujarnya.

Sebelumnya beredar informasi yang menyebutkan kalau bunyi ledakan tersebut merupakan kecelakaan pesawat atau pesawat jatuh. Namun demikian, General Manager Angkasa Pura II Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Jaya Tahoma memastikan kalau ledakan tersebut bukan akibat kecelakaan pesawat terbang.

"Saya sudah berkoordinasi dengan bidang pengatur lalu lintas udara, mereka memastikan kalau tidak ada laporan kecelakaan pesawat di kawasan Siak Hulu, Kabupaten Kampar dan daerah lainnya di Riau. Artinya, bunyi ledakan itu bukan bersumber dari kecelakaan pesawat," ujarnya.

Di tempat terpisah, Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsekal Pertama (TNI) Hendri Alfiandi mengatakan, suara ledakan yang menimbulkan getaran dan dirasakan masyarakat Desa Buluh Nipis, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Senin (30/11) tersebut merupakan dentuman sonic atau sonic boom yang dikeluarkan mesin pesawat tempur F16 yang terbang melampaui kecepatan suara.

"Tadi pagi ada pergantian mesin pesawat F16 dan dilakukan uji mesin. Artinya, yang didengar masyarakat itu bukan bynui bom, tapi sonic boom (suara dentuman,red) yang dihasilkan dari mesin pesawat saat terbang di atas kecepatan suara," urai Hendri dikutip dari tribun.

Ledakan yang terdengar bukan berasal dari darat, melainkan dari ketinggian 40.000 kaki. Uji terbang mesin pesawat pada ketinggian tersebut, menurut Danlanud sudah sesuai standar. "Ini normal terjadi dan itu merupakan uji terbang ketinggian normal," tukasnya. (gmg)

sumber : http://newberitaharian.com/

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.